WHY SHOULD ANYONE BE LED BY YOU?

17.04 0 Comments A+ a-

 WHY SHOULD ANYONE BE LED BY YOU?

(Mengapa seseorang mau anda pimpin?)


**


Definisi yang paling basic dari seorang leader adalah “dia punya followers”. 

Kedengaran klasik, tapi bukankan memang demikian? Percuma aja kita ngaku jadi leader, kalau nobody follow you, kan? Masalahnya kan, kita juga pengin followers  yang cerdas. Dan mereka pasti akan bertanya, “Ngapain gua harus follow leader yang ini?”


Rob Goffee dan Gareth Jones menulis buku “Why should anyone led by you?”

Ya jelaslah, kalau orang beli mobil kan maunya beda-beda.

Yang beli Mercedes pengin prestige. Yang beli Toyota pengin easy maintenance dan kalau dijual lagi harganya tinggi. Yang pengin mobil lain, mungkin tertarik karena dengan harga murah mereka masih menemukan solusi untuk masalah transportasi mereka. Setiap merek mobil pasti mepunyai “value proposition” yang berbeda-beda. Dan consumer pasti akan memilih mobil sesuai dengan apa yang mereka inginkan. Semakin consistent, value proposition mereka, maka akan semakin sukses penjualannya.


Leaders need to do the same thing! 

What are the “value propositions” that you offer to your followers?

Apakah:

- Pengalaman anda yang lebih banyak dan followers anda bisa belajar dari anda? => Experience!

- Apakah kemampuan anda meningkatkan credibility team anda, yang membuat semua orang akan respect pada team anda? => Credible!

- Apakah reputasi anda karena anda selalu berhasil mendidik dan mengembangkan anak buah anda? => People Developer!

- Apakah karena anda mempunyai consistent track record untuk selalu exceed objective anda, sehingga mereka ingin belajar dari anda ? => STRONG PERFORMER

- Apakah anda mempunyai banyak kenalan dan network, yang bisa membantu anda sehingga anda dapat membantu dan dibantu pada saat yang tepat? NETWORKING.

- Apakah anda mempunyai visi yang bagus tentang masa depan yang membuat mereka tertarik untuk menjadi bagian dari itu? VISIONARY!

- Apakah anda sangat jago dalam memilih prioritas dan berani berkata tidak, agar prioritas yang paling penting bagi bisnis masih berjalan dengan baik? PRIORITY!


Atau apa?


Ingat your followers are smart. Dan mereka membutuhkan “sesuatu yang membuat mereka mau mengikuti anda”.

**

Jadi bagaimana dong?

Ada beberapa rekomendasi yang bisa diikuti ...


1) *Define your top 3 strengths*



What are your strength? What are your competitive advantage? Apa yang anda miliki dan tidak dimiliki orang lain? Experience? Priority? Visionary? People Developer? Strong Performer? Credibility? Knowledge Sharer? Atau apa?

Pertama kali, bikinlah anda sendiri mengetahui strength anda, agar anda bisa menggunakannya dengan baik.

**


2) *Act consistently on your strength*


Buatlah 3 top strength anda menjadi reminder bagi anda sendiri.

Agar anda selalu konsisten (dalam pikiran, perkataan dan perbuatan).

Konsistensi membuat followers anda mudah mengerti anda dan mengikuti anda.

Sebaliknya, inkonsistensi akan membuat follower anda bingung dan kemudian akan meninggalkan anda.

++


3) *Never tell how good you are. Let others do your marketing*


Jangan cerita ke orang tentang strength anda, atau tentang leadership value proposition anda. Burung merak tidak pernah teriak-teriak bilang bahwa dia cantik. Dia cukup mengembangkan sayapnya, dan semua orang akan mengaguminya.

Stop tell how good you are. Just act consistently and others will follow you.

**

4) *Sharpen your shaw*


Anda sudah punya top 3 strength anda? That was the good news.

You know what is the bad news? They will not be relevant in 2-3 years.

Terus meneruslah belajar, Pertajam strength anda, dan belajarlah bidang lain yang akan semakin memperkuat competitive advantage anda!


Remember, what are your leadership values proposition?

Define, Act consistently, and continuously sharpen your shaw!


Salam Hangat,


Pambudi Sunarsihanto