Efek Ajaib dari Kata kata

16.35 1 Comments A+ a-



Zig Ziglar (USA) pernah bercerita tentang seorang Pengusaha yang sedang berjalan tergesa-gesa menuju Stasiun. Di dekat pintu masuk, ia melihat seorang yang berpakaian kumuh duduk bersila seperti pengemis.

Dengan cepat, Pengusaha itu menaruh uang 1 dollar & segera masuk ke Stasiun, tapi ia kemudian berbalik & mengambil salah satu dari seikat pensil yang ada di dekat orang itu, sambil berkata, "Maafkan saya Pak, saya tidak melihat pensil yg anda jual. Anda adalah seorang pengusaha seperti saya dan kamu bukanlah _pengemis_, saya mohon maaf karena salah.”

Orang berpakaian kumuh itu pun mengangguk-anggukkan kepalanya.

Beberapa bulan kemudian, Di sebuah cafe, Pengusaha itu di sapa seorang *Salesman* dengan Pakaian Rapi, "Mungkin anda sudah lupa dengan saya, Tapi saya tak akan lupa dengan anda yang sudah Mengembalikan NILAI DIRI saya.

Dulu saya memang seorang Gelandangan yang berjualan pensil di depan Stasiun sebelum kemudian anda datang & Menyebut saya “Seorang Pengusaha."

Hanya karena Satu Perkataan, Hidup seseorang bisa Berubah. Ya Hidup orang-orang di sekitar kita pun bisa Berubah karena PERKATAAN kita.

Perkataan yang Negatif & Cemoohan akan Membuat Putus Asa & Down,
Berpotensi Mengubah seorang dengan Potensi Juara menjadi Pecundang.

Sebaliknya kata kata Positif yang Memotivasi, memunculkan Pengharapan, dapat Mengubah Penjahat atau orang-orang yang selama ini di anggap tidak Berguna, menjadi seorang Pemenang.

Banyak orang di sekitar kita & selama kita masih Berkomunikasi Terus  dgn mereka, itu Artinya kita Punya Kesempatan untuk Melakukannya.

Biarlah Perkataan yang kita Ucapkan adalah Perkataan yang Positif, Baik, dan Membangun.

KITA BISA MENGUBAH KEHIDUPAN SESEORANG, HANYA DENGAN KATA-KATA.

_"Think twice before you speak, because your words and influence will plant the seed of either success or failure in the mind of another."_ Napoleon Hill

Panduan Menyusun Training Need Analysis (TNA)

00.34 0 Comments A+ a-



Analisa kebutuhan pelatihan atau lebih dikenal dengan nama Training Need Analysis (TNA) adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk mengidentifikasi masalah yang muncul di tempat kerja.

Ada beberapa metode praktis yang bisa Anda gunakan untuk mengumpulkan data terhadap kinerja karyawan.


Pengamatan

Dalam pendekatan ini, kinerja karyawan itu sendiri adalah sumber informasi Anda. Anda bisa mengevaluasi kinerja karyawan.

Buatlah catatan untuk mengingatkan Anda tentang apa yang harus dicari dan diperlukan dari evaluasi tersebut. Tujuan evaluasi adalah untuk mengidentifikasi baik untuk membangun kekuatan dan mengatasi kekurangan si karyawan.


Wawancara

Wawancara diperlukan jika kebutuhan pelatihan sudah sangat mendesak. Tujuan utama dari wawancara yaitu Anda bisa memastikan data yang Anda terima sama dengan data yang Anda terima dari berbagai sumber.

Anda tentu tidak ingin mendapatkan informasi setengah-setengah tentang seseorang. Wawancara memungkinkan Anda untuk bertemu langsung dengan karyawan dan mendiskusikan kesan-kesan karyawan terhadap kinerja mereka sendiri.


Kuesioner

Anda bisa membuat kuesioner sendiri dengan menuliskan semua pertanyaan yang ingin Anda ketahui tentang karyawan. Kirimkan kuesioner kepada mereka dan tunggu tanggapan mereka.


Job Description

Sebelum membuat deskripsi pekerjaan, analisa dahulu pekerjaan yang harus dilakukan. Analisis setiap jabatan termasuk semua tanggung jawab pekerjaan yang relevan.

Setelah tahap analisis pekerjaan selesai, buatlah uraian pekerjaan dan analisa kebutuhan sehingga memudahkan Anda untuk mengukur jarak antara kemampuan karyawan yang dimiliki sekarang dengan keterampilan yang harus dimiliki karyawan berdasarkan keinginan organisasi.


Analisis Kesulitan dan Problem Solving

Anda perlu melakukan analisa kesulitan yang kelak akan muncul. Tujuannya agar permasalahan yang ada di karyawan bisa dikurangi melalui pelatihan.


Penilaian (Appraisal Review)

Penilaian diperlukan setelah Anda mendapatkan semua informasi, kebutuhan, dan bagaimana penyelesaiannya.

Komentar yang diberikan si karyawan selama wawancara biasanya adalah sesungguhnya sehingga seringkali dapat membantu Anda dalam menetapkan kebutuhan.

Umpan balik pada saat penilaian wawancara menjadi berharga karena merupakan informasi yang tepat waktu.

Kebutuhan pelatihan bisa saja berbeda dari apa yang diinginkan si karyawan, dan pada sesi penilaian ini memungkinkan supervisor atau manajer untuk mengungkap penyebab kelemahan karyawan dalam kinerja.

Kekurangan-kekurangan inilah yang akan digaris bawahi dan ditandai pada pelatihan.


Analisis Kebijakan Organisasi

Kebijakan organisasi akan mempengaruhi jumlah pelatihan yang ditawarkan. Penjelasan tentang berbagai kebijakan harus tercantum dalam program pelatihan.




Sumber : http://humancapitaljournal.com/panduan-menyusun-training-need-analysis-tna/